Song

Tuesday, March 26, 2013

Arin Si Dokter Kecil


Arinditia Triasti Putri, merupakan anak bungsu di keluarga Hariadi, adik saya satu-satunya yang paling manja. 
Yang bikin saya bingung, Arin ini dari kecil, tahun 1990 sampai sekarang 2013, masih aja kecil, alias mungil, hihihi.


Ketika masih TK, di Malang, kalau sekolah diantar pakai mobil Mitsubishi (Colt), Arin pasti minta diturunin jauh-jauh dari sekolahnya, mending jalan deh, daripada ketauan naik mobil angkot, wkwkwk. 

Beranjak SD, seingat saya Arin ini sekolahnya lamaaaaa banget, karena sekolahnya Full day school, tapi ga ada yang sia-sia, dari SD ini Arin belajar banyak hal tentang Islam dan paling pinter ngaji diantara kakak-kakaknya.






Jaman dulu, kalo kita main dokter-dokteran, Si dokter kecil ini berperan jadi dokter dan kakak tertua jadi pasiennya, dan ga terasa si putri salju ini beranjak dewasa, lulus SMA, empat tahun yang lalu pada tahun 2009 Arin memilih melanjutkan pendidikan ke Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya.


Hari ini, 26 Maret 2013, adik saya resmi menyelesaikan pendidikan tingkat sarjananya dan menyandang gelar S.Ked. dibelakang namanya, Selamat!

Saya bersyukur adik saya berhasil menyelesaikan empat tahun masa pendidikannya dengan lancar, perjalanan masih panjang, setahun kedepan sebagai Dokter Muda belajarlah sebanyak-banyaknya sehingga bisa menjadi seorang dokter yang baik. 




Setahun lagi kita wisuda bersama!



Semoga sukses dokter kecil, Semoga kita bisa bermanfaat untuk orang lain. 


Lakukan yang terbaik maka kita akan mendapatkan yang terbaik.


"Jika kita merasa bosan sekali sekolah, merasa malas sekali, maka ingatlah, di luar sana, jutaan teman-teman kalian yang nasibnya justeru sebaliknya, semangat empat lima hendak sekolah, berjuta harapan ingin duduk di bangku sekolah, tetapi tidak ada biayanya, sama sekali tidak ada, terpaksa bekerja membantu orang tua. Hanya bisa menatap kosong teman-teman sebayanya yang bisa sekolah."

-Tere Lije-

Sunday, March 24, 2013

Rela

Postingan dari teman yang membuat saya menyadari bahwa segala sesuatu yang terjadi di kehidupan saya adalah atas kehendak Allah. Berlapang dada dan mensyukuri segala sesuatu yang kita dapatkan akan membuat hati lebih tenang. 

Qana’ah adalah sikap rela menerima dan merasa cukup atas hasil yang diusahakannya serta menjauhkan diri dari dari rasa tidakpuas dan perasaan kurang. Orang yang memiliki sifat qana’ah memiliki pendirian bahwa apa yang diperoleh atau yang ada didirinya adalah kehendak Allah .

Segala sesuatu itu akan menjadi baik bila berada di tangan orang yang qana’ah". Ketika Rasulullah saw sedang duduk bersama para sahabatnya, tiba-tiba Rasulullah saw mengatakan "Akan datang seorang lelaki ahli surga", tak lama kemudian muncullah seorang lelaki berpenampilan sangat sederhana dan para sahabat tidak melihat ada sesuatu yang istimewa dari lelaki tersebut, hal ini terulang hingga beberapa kali sehingga membuat seorang sahabat penasaran dan akhirnya mengikuti lelaki tersebut pulang ke rumah dan meminta izinnya untuk menginap dirumahnya selama beberapa hari untuk melihat apa sebenarya yang dilakukannya, akan tetapi setelah beberapa hari, sahabat tersebut tidak menemukan apa pun yang spesial darinya, maka ia pun menyerah dan mengutarakan penasarannya serta alasan mengikutinya sampai di rumah, ia pun bertanya: "Mengapa setiap kali engkau muncul, Rasulullah saw selalu mengatakan bahwa akan datang seorang lelaki ahli surga, aku melihat ibadahmu hanya biasa-biasa saja sama seperti yang orang lain lakukan, namun mengapa kau begitu istimewa?" maka lelaki itu pun menjawab: "Aku seperti yang engkau lihat, ibadahku biasa-biasa saja namun aku tidak pernah merasa iri dengan harta yang dimiliki orang lain, dan aku tidak pernah dengki terhadap rizki yang Allah swt berikan kepada orang lain." Hanya itu saja ternyata rahasia lelaki tersebut, namun berdampak yang begitu dahsyat yaitu surga sebagai imbalannya. Sahabat tersebut pun tertunduk malu dan pamit pergi.

Kisah lelaki tersebut menginspirasikan sikap qana’ah, hidup di zaman ini rasanya perlu memiliki stok qana’ah yang banyak, yang berarti rela dengan pemberian Allah swt atau merasa cukup dengan apa yang ada, dimana kehidupan saat ini bagi sebagian orang adalah penuh tantangan hebat, persaingan ketat dan saling berlomba untuk memperoleh kekayaan yang berlimpah tanpa lagi memikirkan halal dan haram, tidak cukup mengumpulkan materi saja, keadaan fisik yang sudah dijadikan Allah swt sempurna juga diperkaya dan dirubah sedemikian rupa agar lebih mempesona, sehingga memicu polemik sosial yang berakibat kecemburuan dan iri hati yang tidak berkesudahan karena yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin papa.

Semoga ketika saya lupa masih ada yang bisa mengingatkan saya dengan baca postingan ini. :)

-Be thankful for what we have in hands-


Easter Bread


I got this recipe from my German friend, she said that this bread is typical Easter bread in Germany. We made it together, you can make it whenever you want,  it's worth to try :)

The Dough

Ingredients
(All ingredients shall have room temperature)
  • 500 gr flour
  • 100 gr sugare
  • 1 package yeast (30 gr)
  • 200 ml milk
  • 2 eggs
  • 100 gr butter
  • Salt
  • 100 gr raisin (put in the water the day before baking)
   Direction

  • Mix everything together with hands until it looks good (not sticky) 
  • After all ingredients are mixed, keep the dough for 2 hours on a warm spot (room temperature) for growing
  • Bake on the oven with 150 degrees C temperatures for 30 - 45 minutes.
Note: 
- Be free to make your own shape
- To make  the dough looks nice, before baking you can apply yolk eggs on the surface and pour some danish sugar on top of it.

Growing Dough

Braided Circular Shape :)

After Baking



Review Buku Ayahku (Bukan) Pembohong

" Bangsa yang korup bukan karena pendidikan formal anak-anaknya rendah, tetapi karena pendidikan moralnya tertinggal, dan tidak ada yang lebih merusak dibandingkan anak pintar yang tumbuh jahat "   
-Si Raja Tidur, Ayahku (Bukan) Pembohong-


Ayahku (Bukan) Pembohong adalah buku pertama karangan Tere Liye yang saya baca terus menerus sampai halaman terakhir, bukan karena saya penasaran dengan isi buku ini, tapi karena saya udah cukup lama ga baca buku fiksi, berhubung sekarang lebih hobi baca paper atau jurnal dan buku-buku kuliah, hehehe, yaah, setidaknya hasrat kangen baca buku cerita terpuaskan dengan baca buku karayan Tere Liye ini.

Ayah Dam, lulusan terbaik dari sekolah hukum terbaik di Eropa,yang memilh hidup sederhana dengan bekerja sebagai PNS ini merupakan orang yang sangat lihai bercerita, mempunyai banyak cerita hebat yang dia ceritakan kepada si anak. 

Cerita tentang El Capitano, Lembah Bukhara, Suku Penguasa Angin, keteguhan hati si raja tidur merupakan cerita-cerita hebat yang mampu menginspirasi Dam, anak yang biasa saja di sekolah, mampu melakukan banyak hal hebat di hidupnya. Karena cerita-cerita itu Dam tumbuh menjadi anak yang pantang menyerah, pandai, baik hati, dan berbakti kepada orang tua. Hingga di tahun kedua Dam melanjutkan sekolah di Akademi Gajah, dia menemukan buku-buku tua tentang kisah Lembah Bukhara, Suku Penguasa Angin yang detail ceritanya sama persis dengan yang diceritakan sang ayah, hingga Dam yang selalu percaya cerita ayahnya ini mempertanyakan tentang kebenaran-kebenaran cerita tersebut. Ayah Dam marah ketika Dam bertanya tentang kebenaran cerita ini, semenjak itu Dam menyimpulkan bahwa ayahnya berbohong dan ketidakpercayaan Dam semakin memuncak ketika ibunya meninggal, selama ini Dam tidak tahu tentang sakit kronis yang diderita ibunya, ayah Dam selalu mengatakan bahwa ibunya baik-baik saja.

Rasa tidak suka karena dibohongi membuat Dam memutuskan keluar dari rumah, tinggal di flat sewaan, terpisah dari ayahnya, memulai kehidupannya sendiri, dan hanya sesekali saja mengunjungi ayahnya. 

Saat dewasa, Dam menikah dengan teman masa kecilnya, Taani, mereka mempunyai dua anak bernama Zas dan Qon. Dam tidak mau anak-anaknya diracuni kisah-kisah bohong kakek mereka, maka saat Ayah Dam tinggal dengan keluarga kecil mereka, pertengkaran semakin meruncing, karena setiap malam sang kakek bercerita tentang kisah yang Dam dengar ketika ia masih kecil. 

Membaca buku ini berhasil membuat saya menangis, mengingatkan saya ketika berbeda pendapat dengan ayah saya, hal-hal bodoh yang saya lakukan karena tidak terima dengan saran beliau, apalagi membaca kalimat Taani, 
"Kau tahu, sembilan puluh sembilan persen anak laki-laki tidak pernah lagi mau memeluk ayah mereka sendiri setelah tumbuh dewasa. Padahal sebaliknya, sembilan puluh sembilan persen dari ungkapan hati terdalamnya, seorang ayah selalu ingin memeluk anak-anaknya" . 
Meskipun saya bukan laki-laki, tapi saya cukup terpukul membaca kalimat ini, saya merasa banyak yang tidak saya tahu tentang ayah saya.

Di beberapa bagian, cerita di buku ini sangat menyentuh, tapi saya agak kecewa sih dengan ending buku ini, penulis membuat semua cerita sang Ayah nyata, membuat semua tampak sempurna. Sebenernya saya berharap cerita-cerita yang diceritakan sang ayah memang cerita bohong, ngga ada kan manusia yang ga pernah bohong seumur hidup. Cerita akan lebih menarik kalau Sang ayah ini memang bohong tentang cerita-ceritanya, intinya bukan masalah bohong atau engga, tapi yang paling penting adalah, sang ayah bisa menanamkan nilai-nilai kebaikan dan motivasi kepada sang anak dari kecil dengan menceritakan cerita-cerita karangan yang hebat itu sehingga sang anak mampu melakukan hal yang luar biasa dalam hidupnya.

"Cerita-cerita ayah adalah cara ia mendidikku agar tumbuh menjadi anak yang baik, memiliki pemahaman hidup yang berbeda. Cerita Ayah adalah hadiah, hiburan, dan permainan terbaik yang bisa diberikan Ayah, karena hidup kami sederhana, apa adanya" -Dam-



Friday, March 15, 2013

Cerita Bebas


26 Februari 2013, di perjalanan dari Oslo menuju Trondheim

11.26 a.m.

Hari ini kita berpisah di bandara Oslo Gardemoen setelah beberapa waktu kami habiskan bersama, aku naik kereta menuju Trondheim dan adikku kembali ke Indonesia dengan pesawat.

Setelah setengah tahun lebih tinggal di Norwegia aku belajar banyak hal, terutama tentang hidup. Ga ada bayangan kalau aku bakal dapet beasiswa, aku bersyukur karena dikasih kesempatan ini.

God gave the challenge and I took the chance.

Excited, perasaan pertama ketika pengumuman beasiswa keluar, aku diterima, honestly, I felt I did less effort for the application, jadi keterima beasiswa itu merupakan kejadian luar biasa dalam hidupku, hehe.

Informasi tentang beasiswa ini aku dapatkan dari kakakku yang kebetulan bekerja di perusahaan minyak.
So what? Haha, well, rata-rata pendaftar beasiswa ini adalah mereka-mereka yang bekerja di perusahaan minyak, karena Norwegia memang terkenal dengan minyaknya, jadi dengan pekerjaannya sebagai pegawai di perusahaan minyak, info tentang beasiswa Quota Schemes ini santer sekali terdengar untuk mereka, berbekal info dari kakak tercinta yasudahlah aku coba daftar beasiswa ini.

Proses aplikasi beasiswa ini aku diawali dengan proses pendaftaran tahap preliminary sebelum tanggal 1 Desember 2011, aku daftar di detik akhir pendaftaran aplikasi itu ditutup. Sekitar pertengahan desember, si kakak yang juga daftar beasiswa ini dapat pengumuman kalau dia gagal di tahap pertama, so I didn’t expect anything for me. Sampai beberapa hari kemudian aku masih belum terima hasil tahap pertama, tapi tiba-tiba ketika ada email masuk ke Blackberry tersayang, ternyata email tentang hasil seleksi tahap pertama, di email itu dibilang aku harus mengumpulkan semua berkas-berkas yang diperlukan untuk seleksi tahap selanjutnya, hyaaaa, berarti lolos tahap pertama ^.^V

Berkas-berkas yang harus dikirim untuk tahap kedua bener-bener bikin konsentrasi pecah, karena dalam sebulan semua berkas yang diminta udah harus sampai ke pihak universitas di Norwegia, posisiku saat itu di Cipanas, yang ga memungkinkan aku dengan mudahnya kesana kemari untuk urusan berkas ini. Ijazah kuliah perlu ke kampus, ijazah sma ya ke sma, dan perlu 2 surat rekomendasi dari dosen. Semua berkas yang diperlukan ini ga akan bisa aku dapatkan dalam waktu tepat tanpa bantuan mama, adik, kakak, dan banyak orang lainnya. Satu lagi yang cukup bikin deg-degan yaitu hasil nilai TOEFL/IELTS, saat itu udah setaun aku kerja di Cipanas, bahasa inggris ga kepake, alhasil, selama 2 minggu gila-gilaan belajar bahasa inggris lagi, demi dapet nilai IELTS yang maksimal. Karena saat itu aku belum dapat jatah cuti akhirnya untuk pulang ke Surabaya dan ngurus semua berkas itu aku sering bolos dengan alasan ga jelas, mulai ngurus perpajangan KTP sampai alasan kakak sakit. Udah lupa berapa dana keluar dari  tabungan untuk aplikasi tahap kedua ini karena semua berkas yang harus dikirim dari Jakarta – Surabaya – Jakarta - Norwegia, dan dengan beberapa kali kesalahan kirim surat.

Dua bulan setelah masa penantian, kalau ga salah di awal mei, di saat aku lagi gencar-gencarnya promosi asuransi, hasil beasiswa tahap kedua keluar, dan yippieeee, I got the scholarship mom!!

Hari-hari selanjutnya aku disibukkan dengan urusan aplikasi visa Norway. Berkas-berkas yang diminta cukup beragam, mulai dari akte lahir, ijazah, transkrip nilai, paspor, yang semuanya harus di translate ke bahasa inggris oleh sworn translator.

Bulan Juli 2011 aku off dari PNS dan pulang ke Surabaya selama sebulan, menikmati waktu sebelum berangkat ke Norway bulan agustus. Perkuliahan pertama dibulan agustus dimulai tanggal 20, tapi tanggal 4 Agustus 2012 aku sudah berangkat ke Norway, karena ada kegiatan orientasi sebelum masa perkuliahan dimulai.

Ga terasa udah satu setengah semester di Norway, I hope all goes well as I expected.

Old Note


la la la la…..

a song indeed...

na na na na...

real things...

I feel..

no no no no..

what people said to me..

what what what what?

IIII

don’t don’t don’t

know know know

what what what what you’ve you’ve said to to me me..

to me

to artinya dua

mie artinya indomie

jadi to me = dua indomie..

going goin on crazy...

getting crazy..

serenity,,

sailor moon..

sailor artinya pelayar = popeye

moon = bulan

sailor moon = bulannya pelayar,,,

my brain is..

full of,,,

wawawawawwwwww...

repair it ASAP!

3:50 a.m.

5th Nov 2009

No Title

Tanggung jawab,

Sebuah kewajiban yang harus kita jalani

Karena konsekuensi


Belajar,

Sebuah keharusan ketika kita ingin memahami hidup

Karena hidup kita berarti


Jadi,

belajar bertanggung jawab?


Menjadi sebuah keharusan yang harus kita jalani

karena kita menanggung konsekuensi


Konsekuensi,

adalah

hubungan sebab akibat

yang harus kita jalani ketika kita telah memilih sesuatu


Untuk menentukan jalan hidup kita harus memilih, dan setiap pilihan punya konsekuensi.

Berbahagia dan bersyukurlah dalam menjalani setiap konsekuensi dari pilihan yang kita buat.

Recipe: Birthday Cake

"The Most Delicious Birthday Cake In The World"

My cousin's birthday cake recipe which taste creamy and yummy.
She gave the name for the cake "Kue Ulang Tahun". 
The picture might looks not good, but it taste absolutely tasty :)


The Dough: 
  Ingredients
  • 1 Cup milk
  • 2 table spoon baking powder
  • 5 eggs (separate the white and the yolk)
  • 1.5 cups sugar 
  • 1/2 cups margarine
  • 1/2 cups Crisco (All Vegetable)
  • 2 cups cake/wheat flour
   Direction
  • Pre-heat oven to 180°
  • Mix margarine, crisco, and sugar. Add the yolks one by one, add the flour, baking powder and milk. Mix them together with the mixer.
  • Mix white eggs with the mixer until it gets stiff
  • Add the white eggs to the dough, mix them with spatula
  • Put into the oven of 180° C for 50 minutes

The Sweet Cheese Cream:
    Ingredients
  • 1 pack Cream Cheese (I use Philadelphia Cream Cheese)
  • 1/2 margarine
  • 2 cups confectioners sugar (I prefer 1.5 cups)
  • 1 teaspoon vanilla essence
   Direction
  • Mix all of the Sweet Cheese Cream ingredients together and then use it for icing.
  • To make it looks better, i strew chocolate powder on the top of the cake. Enjoy!