Song

Friday, March 15, 2013

Cerita Bebas


26 Februari 2013, di perjalanan dari Oslo menuju Trondheim

11.26 a.m.

Hari ini kita berpisah di bandara Oslo Gardemoen setelah beberapa waktu kami habiskan bersama, aku naik kereta menuju Trondheim dan adikku kembali ke Indonesia dengan pesawat.

Setelah setengah tahun lebih tinggal di Norwegia aku belajar banyak hal, terutama tentang hidup. Ga ada bayangan kalau aku bakal dapet beasiswa, aku bersyukur karena dikasih kesempatan ini.

God gave the challenge and I took the chance.

Excited, perasaan pertama ketika pengumuman beasiswa keluar, aku diterima, honestly, I felt I did less effort for the application, jadi keterima beasiswa itu merupakan kejadian luar biasa dalam hidupku, hehe.

Informasi tentang beasiswa ini aku dapatkan dari kakakku yang kebetulan bekerja di perusahaan minyak.
So what? Haha, well, rata-rata pendaftar beasiswa ini adalah mereka-mereka yang bekerja di perusahaan minyak, karena Norwegia memang terkenal dengan minyaknya, jadi dengan pekerjaannya sebagai pegawai di perusahaan minyak, info tentang beasiswa Quota Schemes ini santer sekali terdengar untuk mereka, berbekal info dari kakak tercinta yasudahlah aku coba daftar beasiswa ini.

Proses aplikasi beasiswa ini aku diawali dengan proses pendaftaran tahap preliminary sebelum tanggal 1 Desember 2011, aku daftar di detik akhir pendaftaran aplikasi itu ditutup. Sekitar pertengahan desember, si kakak yang juga daftar beasiswa ini dapat pengumuman kalau dia gagal di tahap pertama, so I didn’t expect anything for me. Sampai beberapa hari kemudian aku masih belum terima hasil tahap pertama, tapi tiba-tiba ketika ada email masuk ke Blackberry tersayang, ternyata email tentang hasil seleksi tahap pertama, di email itu dibilang aku harus mengumpulkan semua berkas-berkas yang diperlukan untuk seleksi tahap selanjutnya, hyaaaa, berarti lolos tahap pertama ^.^V

Berkas-berkas yang harus dikirim untuk tahap kedua bener-bener bikin konsentrasi pecah, karena dalam sebulan semua berkas yang diminta udah harus sampai ke pihak universitas di Norwegia, posisiku saat itu di Cipanas, yang ga memungkinkan aku dengan mudahnya kesana kemari untuk urusan berkas ini. Ijazah kuliah perlu ke kampus, ijazah sma ya ke sma, dan perlu 2 surat rekomendasi dari dosen. Semua berkas yang diperlukan ini ga akan bisa aku dapatkan dalam waktu tepat tanpa bantuan mama, adik, kakak, dan banyak orang lainnya. Satu lagi yang cukup bikin deg-degan yaitu hasil nilai TOEFL/IELTS, saat itu udah setaun aku kerja di Cipanas, bahasa inggris ga kepake, alhasil, selama 2 minggu gila-gilaan belajar bahasa inggris lagi, demi dapet nilai IELTS yang maksimal. Karena saat itu aku belum dapat jatah cuti akhirnya untuk pulang ke Surabaya dan ngurus semua berkas itu aku sering bolos dengan alasan ga jelas, mulai ngurus perpajangan KTP sampai alasan kakak sakit. Udah lupa berapa dana keluar dari  tabungan untuk aplikasi tahap kedua ini karena semua berkas yang harus dikirim dari Jakarta – Surabaya – Jakarta - Norwegia, dan dengan beberapa kali kesalahan kirim surat.

Dua bulan setelah masa penantian, kalau ga salah di awal mei, di saat aku lagi gencar-gencarnya promosi asuransi, hasil beasiswa tahap kedua keluar, dan yippieeee, I got the scholarship mom!!

Hari-hari selanjutnya aku disibukkan dengan urusan aplikasi visa Norway. Berkas-berkas yang diminta cukup beragam, mulai dari akte lahir, ijazah, transkrip nilai, paspor, yang semuanya harus di translate ke bahasa inggris oleh sworn translator.

Bulan Juli 2011 aku off dari PNS dan pulang ke Surabaya selama sebulan, menikmati waktu sebelum berangkat ke Norway bulan agustus. Perkuliahan pertama dibulan agustus dimulai tanggal 20, tapi tanggal 4 Agustus 2012 aku sudah berangkat ke Norway, karena ada kegiatan orientasi sebelum masa perkuliahan dimulai.

Ga terasa udah satu setengah semester di Norway, I hope all goes well as I expected.

No comments:

Post a Comment