Song

Sunday, April 21, 2013

Putih Abu-abu

Never Get Too Ser10us
Generasi 1 2003 Smalabaya (SMA Negeri 5 Surabaya)  

How i miss those days with you guys :)


Surabaya, Juli 2003, Pena 2003, awal pertemanan kami. 

Generasi 1, merupakan generasi kami. SMA Negeri 5 Surabaya. 1-1, 2-1, 3P1.

Selama 3 tahun masa studi kami, kami terus bersama.

Inilah kami, anggota kelas 1-1, sebelum beberapa orang meninggalkan kelas untuk program kelas akselerasi, total ada 3 orang yang resmi melanjutkan ke kelas akselerasi. 

Didepan kelas 1-1
Inilah kelas paling seru di Smala. Kelas paling bandel, kelas yang paling sering disumpah-sumpahin sama guru. Banyak guru yang mogok untuk mengajar di kelas kami, karena anak-anaknya yang gabisa dikontrol, bandel, tapi kami tetap lucu dan pintar kok. :p

Cap Sa
Semua murid di kelas kami adalah pemain capsa. Mau dibelakang kelas, dibawah papan tulis, di  koridor, di restoran, nongkrong dirumah, dimanapun, saat istirahat main capsa, kelas kosong main capsa, pulang sekolah main capsa, bahkan sampai sekarang kalo ketemu masih main capsa. Saking addictnya dengan permainan kartu capsa ini, entah kapan tepatnya, tapi yang jelas kelas kami punya aturan main sendiri untuk permainan capsa


Another Studio Photo 
 Foto studio adalah salah satu hobi kami. Setiap kali jalan-jalan ke mal pasti agenda acaranya adalah: makan-makan, nonton (tentative), daan foto, every moment is important, see, sampai tema di foto aja sesuai dengan kondisi aktual di kala foto tersebut diambil, banyak foto-foto lainnya dengan tag yang ga kalah seru.

Pejantan P1
Inilah pejantan di P1, pertama kali masuk Smala, setiap kelas wajib menampilkan Cheerliar (pom-pom boys), saking bagusnya koreo yang dibuat sama cewe-cewe di kelas kami bikin para pejantan di kelas ini addict membawakan cheerliar samapai-sampai kami menjadi pembuka salah satu acara pensi di Universitas Airlangga.

Popa
 Popa, the power of putih abu-abu.
 Warung tersebut, kami bikin sendiri. Inilah kreatifitas murid P1. Waktu itu acara Popa ratingnya lagi tinggi-tingginya, so, sekolah kami ikut berpartisipasi, dan tema waktu itu adalah Perjuangan.

P1 - Girls


Foto Buku Tahunan


Di lapangan sekolah


Tamsya ke Bonbin

Foto studio 2-1
Foto ini adalah foto kelas dengan personil paling lengkap, sebelum 2 orang dari kami memutuskan untuk pindak ke kelas sos saat kelas 3. Di foto ini yang hilang 1 orang, Decky, the smartest boy in the class.

Baris pertama (Kiri - Kanan):
Leo (Edo) - Ivan (Boim) - Adit (Tasno) - Puguh - Wildan (Monyal) - Irwanto - Yuris - Tirta - Dewanto - Tino (Sponx) - Muslim (Anda) - Febi (Ndut)

Baris Kedua (Kiri - Kanan):
Echvan (Vaneck) - Elvan (Anang) - Angga - Reza (Bebek) - Rama (Rama, rama, rama) - Nirma - Hayu (Kuda) - Fariz (Goesdoer) - Pujo (Gabun) - Arif (Papat)

Baris ketiga (Kiri - Kanan):
Putri - Rini - Dinda (Kucing) - Yuka - Candra (Condro) - Ninda (Nunu) - Arisca - Revi - Asti

Baris Keempat (Kiri - Kanan):
Ida - Sunny - Vita -Ias - Reta (Mbah Bledeg) - Dian - Siti - Farah - Nintha - Shinta


Sampai sekarang, ketika bertemu pun, bercanda bareng anak-anak ini ga akan pernah ngebosenin. 
Ga terasa, tahun ini adalah ulang tahun ke sepuluh kami. Sepuluh tahun yang lalu, kelas kami terbentuk. 
Generasi 1 2003, Smalabaya, 

Never Get Too Ser10us.

The best class ever exist!

No comments:

Post a Comment